04 Oktober 2016

TATALAKSANA PEMBUATAN PAKAN CRUMBLE TAHAP SATU

Dulur dulurku...

Untuk proses pembuatan pakan crumble, maka kita harus melihat per untukanya. Artinya pakan ini akan di gunakan untuk usia berapa.



Untuk pembuatan pakan usia stater, maka seluruh bahan harus dalam ukuran max. 1.5mm. Why... kenapa..?

1. Ukuran bahan ransum yg kecil akan meningkatkan daya cerna.
Ini disebabkan karena sistem pencernaan unggas yg pendek. Artinya dalam waktu kurang lebih 4 jam, ransum yg dimakan sudah menjadi feses. Maka kecernaan ransum adalah sesuatu yg tidak bisa ditawar.

2. Ukuran partikel yg kecil pada ransum, juga akan memudahkan steam untuk masuk kedalam setiap sudut permukaan bahan ransum, sehingga proses pemasakan bahan dengan steam akan lebih sempurna.





3. Ukuran partikel bahan baku ransum yg kecil, akan memudahkan jalanya cetak pellet, sehingga mesin ring dies dan roller menjadi lebih awet.
Ini disebabkan jarak antara roller dan ring dies hanya 1.5mm.








Jika semua bahan sudah dalam keadaan ukuran rata rata 1.5mm. Maka susun menjadi sebuah formula ransum. Kemudian campur dengan mixer. Bisa mixer vertikal atau mixer horizontal.

Gambar mixer vertikal dan horizontal.





Bagaimana cara mengetahui jika bahan yg kita mixer sudah homogen..?
Ada 2 cara untuk mengetahuinya:

1. Uji lab. Hasil mixing ransum, kemudian cocokan dg hitungan secara teori. Jika melenceng jauh baik diatasnya maupun dibawahnya berarti belum homogen. Dalam kasus ini bahan yg kita gunakan harus betul betul fix kandungan nutrisinya, dalam artian sudah melalui uji Lab. Juga.

2. Cara manual, yaitu masukan 1 kg kacang hijau kedalam mixer dan ransum. Kemudian mixing, setelah itu keluarkan ransum yg kita mixing.
Setelah itu ambil secara acak 3 sample. Lalu hitung jumlah kacang hijaunya. Jika jumlah kacang hijaunya sama atau hampir sama. Maka proses mixing sudah 90% sempurna.



Ada beberapa catatan yg perlu dulur dulurku ketahui..,
Tidak ada standart pembuatan pakan crumble, tiap type dan merek mesin beda perlakuan.

Contoh:
1. Ada type mesin yg pemberian CPO nya di awal, yaitu pada proses mixing.
2. Ada type mesin yang pemberian CPO nya diakhir, yaitu sebelum masuk weighingscale.
3. Ada type mesin yg pemberian CPO nya di dalam mesin cetak pellet.

Gambar CPO.



Dan ini baru satu item, belum masalah enzim. Belum masalah mixing bahan, dll.

Dan satu hal lagi yg menjadi harga mati adalah
1. Kadar air bahan baku max 14%.
2. Dan bahan baku harus memiliki kecernaan yg tinggi.
3. Bahan baku murni atau tdk ada campuranya.

Jika sudah siap semua.., maka proses cetak pelet siap di jalankan..

Tetep semangat..
#JAYALAH_PETERNAK_INDONESIA

UD. RAJAWALI PUTRA MANDIRI
08122795378
TEMPURAN RT 13. RW 05. DS. SIMO. KEC. SIMO. KAB. BOYOLALI. JATENG.
FB. UKIR PUALAM.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar