03 Oktober 2016

SALAH PAHAM TENTANG ANTIOKSIDAN PADA FEED ADITIF PAKAN

Dulur.. dulurku...

Pernahkah kita mendengar.. kata kata Antioksidan seperti BHT sebagai salah satu feed aditive pada pakan unggas..

Kita jangan terkecoh dg kata "Anti Oksidan".
Membaca kata ‘antioksidan’ barangkali membuat Anda ‘merasa lega’, mengingat antioksidan memiliki reputasi sebagai unsur makanan yang baik dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Tapi berangkat dari sinilah kiranya Anda perlu waspada. Antioksidan BHT yang disebutkan di atas, sama sekali tidak sama dengan vitamin C (asam askorbat) atau vitamin E (tocopherol) yang berguna untuk ketahanan tubuh kita.

Pada umumnya formula pakan terdiri 60 - 65 % bahan bijian seperti gandum, beras, sorghum, dan jagung dikombinasikan dengan beberapa bungkil kaya lemak.

Bahan baku dengan kandungan lemak yang tinggi seringkali menyebabkan ketengikan pada bahan baku maupun pakan. Nilai peroksida di atas 10 dianggap tidak aman dan mengindikasikan terjadinya ketengikan pakan. Kondisi iklim yang panas dan lembab meningkatkan gejala ketengikan oksidatif yang terdiri atas 2 jenis yaitu :

1. Ketengikan hidrolitik
Ketengikan hidrolitik dihasilkan dari aktivitas mikro organisma terhadap lemak menyebabkan proses hidrolisis sederhana lemak menjadi asam lemak, di-gliserida, mono-gliserida dan gliserol. Ketengikan hidrolitik tidak mempengaruhi nilai nutrisi.

2. Peroksidasi lemak
Peroksidasi lemak menyebabkan pembentukan radikal bebas pada ikatan tak jenuh akibat pemisahan hidrogen dari asam lemak tak jenuh, yang menurunkan nilai energi lemak. Reaksi dipercepat dengan kehadiran mineral-mineral jarang yang terdapat dalam oksigen.
Ketengikan oksidatif dari lemak yang tidak jenuh dalam pakan dapat menyebabkan kerusakan vitamin E, A dan D. Hasil perombakan dari ketengikan dapat bereaksi dengan epsilon kelompok amino dari lisin karena dapat menurunkan nilai biologis dan energy pakan.

Untuk mencegah terjadinya pengaruh ini dapat ditambahkan antioksidan berupa BHT, ke dalam ransum pakan.

Antioksidan BHT adalah satu dari kumpulannya yang dipakai sebagai bahan #PENGAWET (preservatives) dari minyak goreng dan lemak hewani agar tidak mudah menjadi tengik.

Kajian dari badan pengawas makanan AS (FDA) memang menyebutkan bahwa antioksidan TBHQ ini aman dikonsumsi jika dibubuhkan sesuai dengan kadar yang ditentukan.

Selain TBHQ, juga dikenal BHA (butylated hydroxyanisole) dan BHT (butylated hydroxytoluene) sebagai bahan pengawet makanan yang banyak dipakai di era modern ini. Sebagai bahan tambahan makanan (food additives), antioksidan TBHQ diberi kode nomor E319, BHA dengan E320 dan BHT dengan E321.

Apakah dengan dinyatakan aman oleh badan pengawas makanan AS. zat-zat ini tak perlu membuat kita kawatir?

Tiap manusia sesungguhnya mempunyai ‘anomali’ yang berwujud alergi terhadap bahan makanan tertentu.

Untuk mereka yang memiliki alergi terhadap bahan-bahan tersebut, adanya antioksidan TBHQ, BHA, atau BHT akan lebih memperparah kondisi yang bersangkutan.

Gangguan yang bisa terjadi meliputi :

1. Mudah tersinggung (irritability),
2. Rasa gelisah (restlessness),
3. Sulit tidur,
4. Mood yang berubah-ubah,
5. Depresi,
6. Sulit berkonsentrasi,
7. Gangguan kulit,
8. Perut kembung, sakit perut,
9. Konstipasi (sulit buang air),
10. Sakit kepala dan migrain,
11. Sering flu, batuk dan asma,
12. Nyeri persendian (arthritis).

Efek terhadap kesehatan, antioksidan secara berlebihan menyebabkan lemah otot, mual-mual, pusing, dan kehilangan kesadaran,

Sedangkan effect penggunaan dosis rendah secara terus menerus menyebabkan tumor, kandung kemih, kanker sekitar lambung, dan kanker paru-paru.

BHA dapat memicu reaksi alergi dan hiperaktif, sedangkan BHT dapat menyebabkan keracunan sistem organ.

Maka dr itu beberapa negara sdh melarang:

Inggris menolak BHA dalam makanan bayi. BHA dan BHT juga dilarang di beberapa bagian Uni Eropa dan Jepang.

Maka dr itu..

Mari kita ganti bahan bahan berbahaya ini.., dengan dengan bahan2 yg organik, yg tdk meracuni tubuh.., tapi membantu tubuh ini..

Dulur.. dulurku...
Mari kita sayangi keluarga kita dan kita sayangi sesama manusia, dg menjadi peternak yg bijak.., dengan kembali ke Alam dan meminimalisir penggunaan feed aditive yg berbahaya..

Sekali lagi..., Jadikan AKS 3 sebagai wadah untuk menyayangi sesama..
Saya yakin 100% Tuhan bersama kita..




Tetap semangat...
#JAYLAH_PETERNAK_INDONESIA

UD. RAJAWALI PUTRA MANDIRI
Tempuran, rt 13/05, Simo, Boyolali
HP. 08122795378
Fb. Ukir pualam

1 komentar: