05 Oktober 2016

TATA LAKSANA PEMBUATAN PAKAN CRUMBLE TAHAP DUA

Setelah proses tahap satu selesai, maka kita lanjutkan untuk tahap dua. Yaitu bahan yg sudah di mixing dimasukan kedalam silo conditioning.

Sebelum masuk lebih jauh.., kita perlu tahu, sebenernya conditioning itu apa sihh...

#CONDITIONING adalah suatu alat dimana bahan ransum di tembak dengan steam dan diaduk aduk dengan expander sambil didorong kearah mesin cetak pelet. 
Biar enak kita lihat langsung alatnya.
Ini alat conditioning dan cetak pellet import.





Ada beraneka macam conditioning, dari yg tungal, double conditioning. Gambat diatas adalah contoh single conditioning.

Kemudian di dalam conditioning, terdapat secrew jari atau expander. Fungsinya adalah untuk mengaduk dan mengarahkan ransum kearah depan menuju cetak pellet.

Dan jenis bentuk expander itu banyak sekali.
Inilah gambar salah satu type expander.



Terus apa fungsi dari conditioning itu adalah: 

1. Untuk Mengkukus ransum dengan suhu 80 derajat celcius.

Yg menjadi pertanyaan dengan panjang conditioning yg hanya sekitar 1.5m. Dan diperlukan waktu 1 menit untuk berjalan dari ujung awal sampai ujung selesai, apa ransum bisa mateng dg suhu 80 derajat celcius...?

Kuncinya yaitu ada pada alat yg namanya expander, yg bertugas mengaduk aduk ransum dalam conditioning sehingga setiap partikel ransum terkena steam. Inilah sebabnya pengukusan pada alat ini hanya butuh 1 menit. Dan ransum sudah bersuhu kurang lebih 76 - 78 derajat.

2. Membunuh bakteri dan hewan kecil carier dari bahan baku.

3. Mengaktifkan gelatin pada ransum, agar pakan merekat.

Kemudian dari mana asal steam..?
Pada umumnya steam diperoleh dari ketel uap atau boiler. 




Setelah pakan ditembak steam dengan suhu 80 derajat celcius, selama kurang lebih 1 menit. Maka sambil didorong kearah cetak pellet ransum siap dicetak.
Ada beberapa type mesin cetak pellet:
1. Jenis screw. 
Jenis ini adalah yg paling sederhana dengan cara kerja ransum di dorong kedepan dengan ulir menuju plat berlubang, sehingga terbentuklah pellet.

2. Bentuk Roda Putar.
Cara kerja mesin ini adalah ransum ditekan pada plat berlubang, dengan roda roller yg berputar. Sehingga terbentuklah pellet.

3. Bentuk Ring Dies.
Cara kerjanya adalah ransum di tekan roller dg ring die yg berputar. Sehingga terbentuklah pellet.






Dalam dalam hal ini kita bahas tentang cetak pellet yg ring dies.
Bagaimana hasil dari cetak pellet bentuk ring dies ini. Maka jawabanya bentuk tergantung pengaturan jarak pisau pada cetak pellet. 

Ini adalah hasil dari cetak pellet dengan suhub 85 derajat celcius, dengan pengaturan pisau renggang max.



Dan perlu di ingat proses pembuatan pakan unggas bentuk crumble belum selesai. Masih ada tahapan tahapan selanjutnya yang lebih penting. Pada tahap berikutnya.

Tetep semangat..
JAYALAH_PETERNAK_INDONESIA

UD. RAJAWALI PUTRA MANDIRI.
08122795378
TEMPURAN RT 13 RW 05. DS. SIMO. KEC. SIMO. KAB. BOYOLALI.


















Tidak ada komentar:

Posting Komentar